Halo!

 

Postingan kali ini masih terkait dengan postingan yang sebelumnya yaitu masih seputar magang Saya di KIME. Kali ini Saya akan menceritakan sedikit tentang diri Saya sendiri—walaupun sebenarnya tidak banyak yang bisa diceritakan.

 

Saya lahir dengan selamat dan sehat melalui persalinan normal pada hari Minggu tanggal 18 Agustus 1996 di sebuah Rumah Sakit Swasta di Kudus. Akhirnya Ibu Saya bisa bernafas lega setelah pada tanggal 16 malam Sabtu mengalami proses ‘nglarani’ dalam bahasa Jawa yang berarti mulas hebat sebelum melahirkan. Namun ternyata Saya mogok lahir pada tanggal 17 dan baru diizinkan keluar oleh Allah pada tanggal 18. Kelegaan itu juga dirasakan oleh Ayah Saya yang rela terlambat datang ke tempat kerjanya hanya untuk menunggu Saya lahir—fyi, dulu Ayah Saya tetap bekerja pada hari Minggu. Kata Ibu, Saya begitu lucu pada saat masih bayi hingga para suster di rumah sakit berebut ingin menggendong Saya.

 

Desa Tanjung Rejo yang terletak di bagian Kudus Timur merupakan tempat dimana Saya menghabiskan 18 tahun pertama dalam hidup. Ketika saya berumur 3 tahun, Ibu bercerita bahwa Saya sudah memiliki keinginan untuk bersekolah namun tidak diizinkan karena usia Saya belum mencukupi untuk masuk TK. Setelah usia Saya cukup, Ibu mendaftarkan Saya di TK Pertiwi. Lulus dari TK, Saya melanjutkan sekolah di SD N 1 Tanjung Rejo yang terletak bersebelahan dengan TK Pertiwi. Saya mengalami masa kecil yang menyenangkan, bermain dan mempunyai banyak teman, mengalami masa dimana semakin banyak luka di lutut maka semakin terlihat keren, dan mendapat guru pertama yang luar biasa—Keluarga Saya sendiri—yang mendidik saya dengan sangat baik selain guru di sekolah.

 

Saya lulus SD dengan prestasi yang cukup baik dengan nilai 27,30. Bahkan, pada waktu itu, SD Saya menjadi SD dengan lulusan terbaik se-Kecamatan karena rata-rata nilai mencapai kepala 8. Salah satu momen terkeren dalam hidup Saya. Kemudian Saya melanjutkan pendidikan di SMP 2 Kudus dan menjalani masa SMA di SMA 1 Bae Kudus.

 

Ketika Saya bersekolah, sebenarnya Saya termasuk anak yang kurang aktif bertanya. Hanya duduk-diam-dan mendengarkan materi yang disampaikan oleh guru. Walaupun begitu, Saya salah satu siswa yang menonjol di kelas. Jadi intinya Saya termasuk siswa yang diam-diam menghanyutkan di kelas—dalam bidang akademik. Pernah mengikuti beberapa lomba walaupun juara yang didapat tidak seberapa.

 

Walaupun Saya lahir dengan nama Ngestia Noor Istianah, tetapi Saya lebih dikenal dengan nama Hesti. Sedangkan Hestinistya adalah nama yang saya gunakan di internet—kurang lebihnya begitu. Jika kalian menemukan akun sosial media dengan nama Hestinistya, bisa dipastikan itu adalah akun milik Saya. Well, karena Saya yang menciptakan nama Hestinistya itu sendiri—yang artinya merupakan singkatan dari nama lengkap Saya.

 

Saya merupakan tipe orang yang pemalu di awal, namun akan sangat cerewet jika sudah saling mengenal. Suka memerhatikan perasaan orang lain, tidak tegaan, dan tipe yang sedikit idealis tetapi tidak mengetahui cara mencapai keidealisan tersebut. Tipe orang yang menunggu peluang dan bukannya membuat peluang. Belakangan Saya menyadari jika Saya terus-terusan bersikap seperti ini maka Saya akan tertinggal jauh dengan teman-teman Saya. Apalagi di jaman sekarang yang semuanya serba “siapa cepat dia dapat”, itu salah satu kekurangan Saya. Namun kekurangan saya kadang bisa menjadi kelebihan saya dan kelebihan saya justru dapat menjadi kekurangan saya, semacam itu. Seperti contohnya, Saya termasuk orang yang suka malu jika ada orang yang memuji kelebihan Saya. Ini salah satu sikap yang kurang baik menurut apa yang saya pernah baca, seharusnya kita menerima dan berterima kasih atas pujian yang orang lain berikan untuk kita. Kadang kita suka tidak mengakui kelebihan kita sendiri, membuat kita malah dipandang rendah oleh orang lain. Namun ketika dianggap saingan yang tidak seberapa, saingan yang tidak diperhitungkan, ketika kita menunjukkan kelebihan kita yang sebenarnya, orang lain seperti dibuat tercengang oleh prestasi yang kita hasilkan.

 

Bingung? Sama.

 

Gampangnya, saya pernah mengikuti salah satu tes kepribadian, dan hasil yang saya dapatkan menunjukkan bahwa saya memiliki kepribadian INFP. Untuk lebih jelasnya kalian bisa googling untuk mengetahui apa itu INFP. HE-HE.

 

Untuk hobi, Saya lebih suka menghabiskan waktu Saya untuk mengutak-atik Photoshop (walaupun tidak jago), fangirling (terutama Artis SM, dan K-Drama), membaca novel (apalagi yang gratisan), dan surfing internet. Sebuah hobi yang tidak menghasilkan memang, hanya untuk penghilang stress.

 

Dan, sekarang, Saya sedang melanjutkan study Saya di Universitas Negeri Semarang jurusan Akuntasi. Itulah sekilas mengenai Saya. Apakah kalian sudah memunyai gambaran seperti apa Saya? Jika belum, Saya tidak keberatan jika ada orang yang ber-SKSD dengan saya. Karena saya tipe yang pemalu, saya lebih suka orang yang memulai pembicaraan duluan. Jadi, jangan sungkan untuk menegur saya atau bahkan berbicara kepada saya.

 

Ciao,

Hestinistya.

Advertisements