10357114_842029425827460_5254472427651847846_nsaya gak ada di fotonya hiks T_____T

*

 

Tiga minggu yang lalu, setelah saya harus berjuang melawan voldemort dan death eaternya—eh ga ding, mereka kan sudah kalah—maksud saya lewat jalur tulis SBMPTN (Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri) dan mengikuti serangkaian acara PPA (semacam Ospek) dan segala tetek-bengeknya, saya resmi menjadi menjadi seorang mahasiswa di salah satu universitas negeri di Semarang. Ya, sekarang saya sedang memulai level baru dalam hidup saya. Menjadi seorang mahasiswa. Karena ada kata ‘maha’ disana, sebutan itu terdengar sangat keren di telinga saya. Dan karena ada kata ‘maha’ pula, tugas, kewajiban, dan tanggung jawab yang dimiliki seorang mahasiswa tentunya berbeda dengan seorang siswa—baik itu SMA, SMP, maupun SD.

 

Jika dulunya ketika kita di sekolah kita hanya duduk dan mendengarkan guru menjelaskan materi, saat kita menjadi mahasiswa kita yang dituntut untuk aktif bertanya dan mencari sumber referensi sendiri untuk memerdalam pemahaman kita terhadap materi. Mungkin semacam kurikulum 2013 yang sekarang sedang digunakan di sekolah-sekolah. Saya pernah melihat sebuah meme yang menggambarkan bagaimana perbedaan seorang siswa dan mahasiswa, sayangnya saya lupa untuk menyimpan gambarnya. Tapi kira-kira seperti ini ilustrasinya.

 

Guru; *meletakkan tumpukan buku di depan kelas* ini buku-buku yang akan kalian gunakan selama satu semester. Bayar bukunya di bendahara kelas ya. || Dosen; ini daftar nama-nama buku yang akan kalian gunakan selama satu semester. Cari dan Saya ingin minggu depan buku itu sudah ada di meja Anda *memerlihatkan daftar nama buku yang panjang gulungannya bisa dibentangkan dari sabang sampai merauke(?)*

 

Guru; *menasehati siswanya* kamu kenapa jarang masuk sekolah? Kalau seperti ini terus, kamu tidak ada naik kelas lho. Mulai sekarang rajin berangkat ya? || Dosen; Anda sudah absen kelas saya lebih dari tiga kali. Artinya Anda tidak bisa mengikuti ujian dan nilai Anda akan langsung tercetak E oleh sistem. Sampai jumpa di semester pendek. (atau bisa juga harus mengulang semester itu lagi.)

 

Sekilas tampak menakutkan jika dibayangkan, bukan? Saya sudah pernah merasakan bagaimana kita harus mencari buku-buku kuliah dan pada kenyataannya tidak seburuk itu. Di kelas saya, ada salah satu orang yang mengoordinir untuk mencari buku-buku tsb dan kita hanya harus membayar sejumlah buku yang kita beli. Untuk anekdot yang kedua saya belum pernah merasakan dan semoga saja tidak pernah. Amit-amit Ya Allah.

 

Banyak yang memiliki ketakutan tentang bagaimana kehidupan pada saat kuliah nanti. Apalagi yang harus kuliah bukan di kota kelahirannya sendiri alias jauh dari orang tua. Penyesuaian pembelajaran, adaptasi lingkungan, bertemu dengan teman-teman baru yang artinya bertemu dengan budaya yang baru pula, dan sebagainya. Memikirkannya saja sudah membuat kita lapar. Namun memang sudah sifat manusia selalu membesar-besarkan suatu hal padahal kenyataannya juga tidak seburuk itu.

 

Tentu saja ketakutan-ketakutan itu juga pernah singgah di pikiran saya, namun seiring dengan berjalannya waktu apa yang saya takutkan tidak terjadi. Saya mendapat banyak teman dan pengalaman baru, ilmu-ilmu baru, dan banyak hal lain selama hampir sebulan disini. Alhamdulillah sekali.

 

Dan karena saya sudah menjadi seorang mahasiswa, tentunya ada lebih banyak hal yang bisa dilakukan selain mengejar nilai. Ikut berorganisasi misalnya. Para kakak tingkat, saudara, dan para dosen sudah mewanti-wanti agar kita tidak hanya menjadi mahasiswa kupu-kupu (kuliah-pulang-kuliah-pulang) atau mahasiswa 4K (Kuliah-Kantin-Kos-Kopi). Untuk itulah kita disarankan untuk mengikuti berbagai macam organisasi di lingkungan kampus—baik tingkat universitas maupun fakultas. Nah, karena saya juga tidak ingin menjadi mahasiswa kupu-kupu dan saya juga ingin mencoba hal baru disini, saya memutuskan untuk mengikuti Open Recruitment di salah satu organisasi di fakultas saya.

 

Namanya KIME. Singkatan dari Komunitas Ilmiah Mahasiswa Ekonomi. Awalnya saya sedikit ragu juga untuk ikut ambil bagian di Open Recruitment KIME ini. Karena ada pengalaman di SMP dan SMA, yang namanya Komunitas Ilmiah pasti berisi orang-orang yang bisa dikatakan baik dalam bidang akademik. Sementara saya hanya seorang murid tamatan SMA yang isi otaknya belum di-refresh dari makhluk-makhluk pencetak uang S.M. Entertainment. Dan untuk urusan berorganisasi, bisa dibilang saya berada pada level paling bawah karena saya belum pernah ikut dalam suatu organisasi.

 

*

 

kimeeeeeeeers

*

 

Tetapi akhirnya saya mengikuti pendaftaran Open Recruitment KIME beserta segala kegiatan OpRec dan sempat mengalami electric-shock ketika melihat nama saya ikut nyempil di deretan nama mahasiswa lain yang diterima magang di KIME. Suatu kebanggan tersendiri bagi saya dapat diterima magang di KIME bahkan jika ternyata saya secara tidak sengaja diloloskan.

 

Sudah mendaftar, sudah diterima magang, tentu saja harus mengikuti agenda KIME yang lain dong. Rugi jika kesempatan magang itu tidak dimanfaatkan. Maka pada tanggal 9 Sepember kemarin saya bersama tiga orang teman satu rombel juga turut hadir di Diklat Perdana Magang KIME 2014—meskipun cuma sekitar 10 menit saja karena bertabrakan dengan jadwal kuliah. Tetapi besoknya, Alhamdulillah Allah selalu memberi jalan, Kak Gatot—salah satu pengurus departemen PSDM di KIME dan katanya sih Ketua Panitia Magang KIME 2014—berbaik hati untuk menyampaikan materi diklat yang sempat saya dan teman-teman saya lewatkan.

 

Intinya, diklat perdana tanggal 9 kemarin itu membahas tugas apa saja yang harus dikerjakan selama periode magang di KIME. Untuk lebih memudahkan proses magang, diberikanlah kartu kendali magang yang berisi tugas-tugas yang harus dikerjakan selama magang. Berikut materi yang disampaikan ketika diklat:

cats

1. Membuat Blog + Entri Materi Diklat

Annnnndd that’s why I made this post. Karena ini adalah tugas magang pertama saya. Saya sudah punya blog sendiri dan sepertinya akan mubazir jika harus membuat blog lagi maka saya memposting ini disini. Buat Kak Eva, boleh menggunakan blog lama, kan? Hehe.

2. Narasi Curriculum Vitae

Tahu apa itu Curriculum Vitae, kan? Yap bener, daftar riwayat hidup. Atau gampangnya semacam biodata gitu, tapi ditulis dalam bentuk narasi—lewat kata dan kalimat. PJ dari tugas ini adalah Kak Tyas.

3. Career Plan 3 tahun kedepan

Berisi apa saja rencana dan atau impian yang ingin kita capai dalam waktu tiga tahun kedepan. Kata Kak Gatot, kita harus menuliskan minimal 50 impian. Well… tentunya berani bermimpi harus berani meraih juga. Kak Jariyah bertanggung jawab untuk tugas yang satu ini.

4. Membuat Esai “Indonesia-ku”

Aturan untuk membuat esai ini adalah para mahasiswa magang harus membuat esai minimal sebanyak 1500 kata dengan tema “Indonesia-ku”. Tema bebas selagi masih mencakup Indonesia. Tentunya No Sara. Untuk tugas esai dipegang oleh Kak Mustangin.

5. Membuat Karya Ilmiah.

Katanya selama periode magang kita wajib membuat minimal 1 karya. Dalam temu magang ini kami diberi sedikit gambaran mengenai Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), yaitu :

  • PKMP : tentang penelitian

Contohnya: Kenapa BBM naik? Kenapa gedung FE belum dibangun?

  • PKMT : tentang teknologi

Contohnya: pembuatan motor.

  • PKMM : tentang masyarakat ( pengabdian )

Contohnya: rumah singgah.

  • PKMK : tentang kewirausahaan

Contohnya: inovasi dan ide kreatif pembuatan      suatu produk.

  • PKMKC : tentang karsa cipta/penemuan

Contohnya: pembuatan robot.

 

Selain itu, disampaikan pula agenda-agenda KIME yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini seperti:

  • Tanggal 20-21September: Workshop PKM (Program Kreativitas Mahasiswa)
  • Tanggal 27 September: Workshop/Bedah Jurnal PKMP (Program Kreativitas Mahasiswa Penelitian)
  • Tanggal 28 September: Sharing Inspirasi PKM yang lolos PIMNAS (Pekan Ilmiah NASional)
  • Tanggal 4-5 Oktober: Academic Training of KIME (manajemen diri, organisasi dan ke-Kime-an)
  • Tanggal 27 November: KIME Awards, Anniversary ke-8 sekaligus penutupan Magang di KIME (Sekaligus pengumuman siapa saja yang yang resmi diterima sebagai fungsionaris angkatan ke VIII KIME FE UNNES 2014)

 

Menurut agenda yang tertulis di atas berarti jika dihitung pada waktu saya memposting tulisan ini, 28 September 2014, sudah tiga agenda yang telah terlaksana dan tinggal dua lagi yang belum. Semoga saya bisa mengikuti kegiatan selanjutnya dan melaksanakan tugas magang dengan baik dan istiqomah amin.

Advertisements